The termokopel tipe k adalah jenis perangkat pengukur suhu. Terdiri dari dua kawat logam yang disambungkan pada satu ujung. Kawat-kawat ini hanya mengukur listrik dan ketika salah satu ujung kawat ini dipanaskan, hal itu menyebabkan perbedaan dalam listrik. Perbedaan dalam listrik inilah yang memberikan informasi suhu kepada sensor. Seperti memiliki asisten kecil yang merasakan panas atau dingin!
Sensor kawat pasangan termal memiliki sejumlah keunggulan. Pengukuran suhu dilakukan sangat cepat dengan presisi tinggi sebagai salah satu yang terbaik. Mereka hanya memberi kita informasi yang tepat dan dalam cara yang relevan. Itu adalah keuntungan lain karena mereka seringkali lebih murah daripada beberapa sensor suhu lainnya. Karakteristik ini membuatnya sangat populer bagi banyak orang dan perusahaan.
Namun, ada juga beberapa kelemahan dari Termokopel . Kekurangan terbesar, bagaimanapun, adalah bahwa mereka tidak seakurat jenis sensor lainnya. Itu berarti mereka tidak akan selalu memberikan suhu apa pun yang kita inginkan. Hal ini mencegah pengukuran suhu di atas batas maksimum tertentu, dan juga, sensor termokopel memiliki keterbatasan rentang. Mereka bisa saja bekerja salah jika suhu mencapai titik yang terlalu tinggi atau terlalu rendah. Kekurangan lebih lanjut adalah bahwa mereka dapat dipengaruhi oleh kondisi eksternal seperti gangguan elektromagnetik, yang mengakibatkan pembacaan yang tidak akurat. Itu berarti beberapa di antaranya mungkin tidak memberi Anda suhu peluruhan yang benar dan kita harus berhati-hati tentang hal itu.
Sensor termokopel digunakan secara luas untuk kontrol dan pengukuran suhu di industri. Sebagai contoh, mereka diterapkan di sektor otomotif untuk memantau suhu bagian seperti mesin. Ini sangat penting karena ketika mesin overheating, Anda bisa mengalami masalah. Sensor termokopel digunakan untuk memantau suhu pesawat luar angkasa dan satelit di industri penerbangan. Penting untuk menjaga suhu yang tepat di ruang angkasa karena panas atau dingin ekstrem bisa menjadi ancaman fatal tidak hanya bagi peralatan tetapi juga bagi manusia di dalamnya.
Sensor termocouple secara luas digunakan dalam industri makanan di mana penting untuk menjaga suhu yang benar saat makanan disiapkan dan disimpan. Mikrobiologi memungkinkan kita untuk memastikan keselamatan pangan, karena makanan yang dimasak atau disimpan dengan salah dapat menjadi berbahaya jika tidak dipertahankan pada suhu yang tepat. Perangkat medis lain yang menggunakan sensor termocouple meliputi termometer dan mesin MRI untuk pemeriksaan suhu non-invasif pada bagian tubuh manusia.
Sangat penting untuk mempertimbangkan beberapa faktor kunci yang memainkan peran penting ketika memilih jenis sensor termocouple apa pun. Pertanyaan #1 >> Apa suhu yang perlu Anda ukur? Tidak semua sensor dapat membaca suhu apa pun, Anda perlu mengetahui yang Anda miliki! Secara khusus, untuk termocouple tipe K, suhu sangat tinggi dapat dicapai (1.700 derajat Fahrenheit) sedangkan untuk termocouple tipe T, ia mengukur suhu yang jauh lebih rendah (-450 derajat Fahrenheit).
Kebutuhan untuk memeriksa dan menjaga sensor secara teratur agar semuanya berfungsi dengan baik. Anda perlu memeriksa kabel untuk kerusakan atau aus. Anda perlu menangani setiap masalah yang Anda amati. Jika diperlukan, sensor juga perlu dikalibrasi ulang agar memberikan pembacaan yang benar secara terus-menerus. Sedikit perhatian akan memastikan bahwa sensor bekerja sekarang dan dalam jangka waktu yang lebih lama juga.