Jika Anda ingin mengukur suhu makanan, air, udara, dan hampir semua hal lainnya, ini adalah tempat di mana termokopel tipe k berperan. Ini paling baik digunakan ketika Anda perlu mengetahui suhu yang akurat, maka alat ini memainkan peran yang berguna. Dalam teks ini, kita akan belajar tentang probe suhu termokopel, termasuk jenis-jenis yang berbeda dan bagaimana memilih satu yang sesuai dengan kebutuhan spesifik Anda.
Sebuah probe suhu, lebih khusus lagi probe suhu termokopel, sangat berguna untuk mengukur suhu. Probe ini terdiri dari dua logam yang berbeda yang digabungkan pada salah satu ujungnya. Probe ini menghasilkan tegangan ketika ujung lainnya dipanaskan atau didinginkan. Dan ini adalah tegangan yang penting, karena berkaitan dengan suhu. Probe ini memberikan tegangan yang lebih tinggi seiring dengan peningkatan suhu, dan ini juga membantu kita untuk mengidentifikasi suhu.
berbagai jenis Termokopel misalnya, jenis J, K, T, dan E. Jenis yang berbeda dibuat dari logam yang berbeda dan mampu mengukur suhu dalam rentang tertentu. Beberapa di antaranya lebih cocok untuk suhu tinggi, sementara yang lain lebih sesuai untuk suhu yang lebih rendah, misalnya. Anda harus menentukan jenis probe termokopel apa yang Anda butuhkan jika ingin mendapatkan pengukuran suhu yang tepat.
Dimensi: Pertimbangkan Ukuran dan Bentuk Keseluruhan dari Apa yang Anda Ukur. Untuk barang kecil, seperti sepotong daging, jarum probe tebal tidak akan muat dengan baik ke dalam lubang yang dihasilkan, sehingga Anda mungkin menemukan bahwa menggunakan probe berbentuk jarum tipis lebih mudah untuk memeriksa ini. Di sisi lain, jika Anda harus mengukur area yang lebih besar seperti panci sup besar, gunakan probe yang lebih lebar.
Pertimbangan Lingkungan: Tentukan kondisi di mana Anda akan menggunakan probe. Apakah akan digunakan di dapur yang panas, freezer yang dingin, atau di luar ruangan? Probe untuk lingkungan luar → probe yang berbeda harus digunakan di lingkungan yang berbeda, jadi pilih probe yang dapat bertahan dalam situasi Anda.
Oleh karena itu, kalibrasi adalah proses penting untuk memastikan bahwa probe suhu termocouple Anda memberikan pembacaan yang akurat. Kalibrasi secara sederhana berarti memverifikasi keakuratan pembacaan suhu yang diambil oleh probe Anda, dengan membandingkannya terhadap titik referensi yang sudah diketahui keakuratannya.
Kapan pun Anda ingin mengkalibrasi probe suhu termocouple Anda, Anda harus menggunakan probe referensi yang kalibrasinya sudah diperiksa. Selanjutnya, Anda bisa meletakkan probe referensi dalam lingkungan suhu yang diketahui dan membandingkan pembacaannya dengan probe Anda. Langkah ini penting karena memungkinkan Anda mengetahui apakah probe Anda bekerja sesuai harapan.